Pages

Tuesday, September 4, 2018

Indahnya Pelangi Sambut Jemaah Haji Indonesia di Bandara Soetta

Sementara itu, Ketua Kloter JKS-13 Agus Supardin menceritakan perjalanan ibadah hajinya sebagai petugas. Ia mengaku, selama ibadah haji dengan membimbing jemaah tidak menemukan kendala yang berarti.

"Dalam artian, pada awal kedatangan kami pun sempat ada sedikit masalah, kemudian dalam perjalanannya saya harus menghadapi jemaah haji yang tiba-tiba wafat dan sakit. Alhamdulillah berkat koordinasi sesama petugas kloter dan daker juga serta pengertian dari jemaah, semuanya dapat teratasi dengan baik," cerita Agus.

Dia menambahkan, pelayanan selama di Tanah Suci sangatlah baik. Agus banyak menemukan kemudahan, misalnya saat ada jemaah meninggal dunia di masjid, petugas Tim Gerak Cepat (TGC) dengan sigap membantunya.

"Jemaah yang wafat itu langsung diurus dari mulai pemindahan ke RS sampai pada akhir pemakamannya," tuturnya.

Agus juga mengalami banyak peristiwa pada minggu awal kedatangan di Madinah. Namun, sebagai petugas haji dia selalu siap dan memberikan solusi kepada para jemaah yang menjadi tanggung jawabnya.

"Dengan banyaknya peristiwa yang kita hadapi di awal kedatangan, membuat kita sebagai petugas kloter menjadi cepat beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada. Terutama TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia) yang ada di kloter 13 cukup cepat tanggap dan selalu siap siaga menangani jemaah haji terutama yang Risti dan manula," terang Agus.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/haji/read/3636479/indahnya-pelangi-sambut-jemaah-haji-indonesia-di-bandara-soetta

No comments:

Post a Comment