Liputan6.com, Jakarta - Para pekerja atau umal sempat dibuat heboh saat mengangkat koper jemaah haji di Garuda Cargo. Mereka dibuat sibuk lantaran ada getaran dan suara berisik di dalam koper saat hendak menurunkannya setelah dipindai atau xray.
"Koper ini sebenarnya sudah lolos dari x-ray. Saat keluar dari x-ray, pas diangkut petugas ada getaran dari dalam koper. Pengawas cargo Garuda minta agar koper dibuka, ternyata di dalamnya ada alat cukur yang saklarnya on," ujar Petugas Pengawas Garuda Cargo dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Airport, Jeddah, seperti dikutip dari laman www.haji.kemenag.go.id, Rabu (5/9/2018).
Alat cukur elektrik memang bukan kategori barang terlarang di dalam koper jemaah haji. Menurut perkiraan Yusuf, alat cukur elektrik tersebut kemungkinan sudah dalam posisi off saat dimasukkan ke dalam koper.
"Awalnya mungkin sudah off, tapi karena proses loading koper, jadi saklarnya bergeser ke posisi on, sedangkan alat cukurnya yang menggunakan baterai charging," ucapnya.
Setelah diketahui koper berisi alat cukur elektrik, sesuai kesepakatan dengan petugas Garuda, maka dimasukkan kembali ke dalam koper jemaah haji.
"Alat cukur kami matikan posisi off dengan lakban. Insya Allah tidak bergeser lagi saat koper diturunkan," pungkas Yusuf.
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Sebanyak lebih dari 390 jemaah haji tiba di Kantor Kementrian Agama di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
No comments:
Post a Comment