:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2395240/original/023461800_1540810516-IMG_20181029_163945.jpg)
Pada kesempatan yang sama, Ma'ruf mengatakan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf memiliki strategi agar membuat citra milenial dekat dengan Ketum MUI itu. Salah satunya ketika Direktorat Komunikasi Politik TKN membuat video dengan konten untuk milenial.
"Mereka memvideokan saya, mengajak diskusi, mengajak dialog, dan kemudian diviralkan kepada mereka," ungkap Ma'ruf.
Dia hanya menyebut isi video itu antara lain berisi konten komedi bergaya anak muda zaman sekarang.
"Candaan-candaan milienial, anu zaman now lah, saya diajak bicara zaman now, karena saya bilang, saya kan bukan untuk saya. Tapi untuk generasi yang akan datang. Untuk milienial dan generasi zaman now. Saya kan terbatas," kata Ma'ruf.
Selain itu, Ma'ruf juga menanggapi hasil survei Alvara Research Center yang menunjukan bahwa hanya Jokowi dan Sandiaga Uno bersaing di basis suara milenial. Dia berdalih banyak santri milenial dan pemuda lintas agama dan etnis mendukungnya.
"Kurangnya itu tidak tahu ya, milineal banyak kesini datang, ada pemuda milineal, remaja milineal, santri milineal, ada Abah kita, ada KMA kita dari kalangan milineal. Dari kalangan milineal sebenarnya sudah banyak sekali," ucapnya.
Reporter: Ahda Bayhaqi
https://www.liputan6.com/pilpres/read/3686146/maruf-amin-klarifikasi-ucapan-bagi-bagi-tanah-di-banyuwangi
No comments:
Post a Comment