:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2350911/original/089912700_1536068329-Banner_rupiah_melemah.jpg)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta masyarakat untuk tidak membandingkan nilai tukar rupiah saat ini dengan saat krisis 1998. Sebab, kondisinya sangat jauh berbeda.
Darmin menjelaskan, sekalipun nilai tukar rupiah sama-sama tembus Rp 14 ribu, posisi awal rupiah jauh berbeda. Pada 1998, rupiah tembus Rp 14 ribu setelah sebelumnya berada di posisi Rp 2.800 per dolar AS.
"Sekarang dari Rp 13 ribu ke Rp 14 ribu. Tahun 2014, dari Rp 12 ribu ke Rp 14 ribu. Maksud saya, cara membandingkan juga, ya dijelaskan-lah. Enggak sama kenaikan dari Rp 13 ribu ke Rp 14 ribu sekian dengan dari Rp 2.800," ucap Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 4 September 2018.
(Agustina Melani/Liputan6.com, Yayu Agustini Rahayu dan Intan Umbari Prihatin/Merdeka.com)
https://www.liputan6.com/news/read/3636632/beda-rupiah-saat-1998-dengan-2018
No comments:
Post a Comment