Pages

Monday, January 7, 2019

Menko Darmin: Rupiah Masih Berpeluang Menguat terhadap Dolar AS

Sebelumnya, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Nanang Hendarsah menyebutkan rupiah melanjutkan penguatan signifikan hari ini yaitu sebesar Rp 215 atau 1,51 persen.

Dia mengatakan, penguatan rupiah ini terjadi di tengah situasi pasar keuangan global yang diwarnai optimisme atas prospek hasil negosiasi kesepakatan sengketa dagang AS dan China, serta perubahan sikap Chairman FOMC the Fed atas lintasan suku bunga AS ke depan.

"Tidak seperti sebelumnya yang tegas akan menaikkan suku bunga dua kali di 2019, paska jatuhnya harga saham di AS, kali ini the Fed menyiratkan akan lebih fleksibel dan akan menunggu perkembangan data ekonomi ke depan, serta siap melakukan perubahan dalam kebijakan suku bunga ke depan dan dan mulai melunak atas rencana proses penarikan likuiditas dari sistem keuangan," kata Nanang di Jakarta, Senin 7 Januari 2019.

Sebagaimana diketahui, sebagai bagian dari proses normalisasi kebijakan moneter pasca krisis 2018, sejak Desember 2017 the Fed dalam proses melepaskan kembali surat surat berharga yang diterbitkan swasta, dibeli the Fed untuk mengatasi krisis keuangan 2008 - 2009.

"Artinya, tengah terjadi penarikan likuiditas dari sistem keuangan. Surat berharga milik swasta yang ada pada neraca the Fed sampai saat ini baru turun ke USD 3,86 triliun per Januari 2018, dari USD 4,2 triliun yang bertahan sejak Januari 2014. Bila penarikan likuiditas dari sistem keuangan dilakukan terlalu cepat maka dapat menimbulkan keketatan dolar di seluruh dunia," ujar dia.

Dia menuturkan, meski kondisi ekonomi AS semakin solid, tapi diperkirakan tidak akan tetap kuat menahan pelemahan ekonomi global bila ekonomi Eropa, Jepang, dan China semakin kehilangan tenaga. 

"Memang data ekonomi AS terakhir masih menunjukkan kondisi yang solid. Data Change in Nonfarm Payrolls bulan Desember 2018 meningkat melebihi ekspektasi pasar ke level 312K (est. 184K) dari bulan sebelumnya yang direvisi naik ke level 176K (prior 155K) atau peningkatan ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir," ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berbagai upaya yang ditempuh membuat dalam dua hingga tiga minggu terakhir rupiah menguat.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3865017/menko-darmin-rupiah-masih-berpeluang-menguat-terhadap-dolar-as

No comments:

Post a Comment